Sabtu, 18 Februari 2017

partikel i/ga eun/neun dan eui





 






안녕하세요 친구들~
Annyeonghaseyo Chingudeul..

Did you know what I have done last night?

꿍굼에?
Kkungkume?

Yang Gaeguri lakuin semalam adalah mencoba untuk chat sama orang Korea asli, tapi cuma lewat direct messagenya instagram, (lumayan).. tapi sampai sekarang belum ada yang respon DM dari Gaeguri Chingudeul..(huaaa… pada sibuk ya orang-orang itu, Gaeguri doang yang nothing to do  ) and I sent a massage to In-guk Oppa too.. hahaha..
Gaeguri bilang gini Chingudeul.. 안녕하세요.. 나는 개구리예요. 나는 인도네시아 사람이예요. 내가 오빠랑 아주 많이 펜이예요, 한국말 못해요, 근데 내가 한국말을 공부해고싶어. 오빠를 위해 ^_^(annyeonghaseyo.. naneun Gaeguriyeyo. Naneun indonesia saramiyeyo. Naega opparang aju manhi pheniyeyo, hangukmal jal mothaeyo, keunde naega hangukmareul gongbuhaegosipho, oppareul wihae) kira-kira seperti itu yang Gaeguri kirim sodara-sodara (Iam little bit shy when I sent that message)

(Semoga in-guk Oppa segera membalas pesan Gaeguri , aminn…)


Okeee.. kembali ke tema konten hari ini mengenai pelajaran bahasa Korea. Pelajaran kita hari ini adalah mengenai “PARTIKEL” dalam bahasa Korea. Jadi partikel ini, kalo dalam bahasa inggris sama dengan “to be”.. penting gak penting lagi nihhh Chingudeul.. tapi kita bakal pelajari..

Kalo dalam bahasa inggris “partikel” atau “ to be” biasanya digunakan untuk keterangan “kata sifat, atau kata benda” atau keterangan yang digunakan untuk penunjuk keterangan waktu dalam kalimat (waktu sekarang, lampau, dan masa depan) (kurang lebih seperti itu Chingudeul). Lain halnya dengan bahasa Korea, partikel digunakan sebagai keterangan penanda objek, subjek, dan kepemilikan. Chingudeul bingung??. Okee kita lihat macam-macam partikel yang ada dalam tata bahasa Korea.

1.      Partikel / (neun/eun)
Partikel ini merupakan partikel yang digunakan untuk penanda topic pembicaraan yang diletakkan setelah kata benda. Partikel “neun” dan “eun” juga digunakan untuk memberikan pengertian tentang sesuatu dan membedakan dari hal lain dalam kalimat

Misalnya adalah 저는(jeoneun).
Jeoneun merupakan gabungan dari (jeo) + ( neun)
Ini berarti jeo dijadikan sebagai topic pembicaraan.
Jeoneun artinya adalah “saya” sebagai topic pembicaraan sebuah kalimat
Contoh dalam kalimat :
나는 개구랴예요 (Naneun Gaeguriyeyo). Artinya “saya” adalah Gaeguri
Topic pembicaraan dalam kalimat ini adalah “saya” (na), ditandai dengan adanya partikel “neun” yang dijadikan sebagai penanda dari sebuah topic pembicaraan

Aturan penggunaan / (neun/eun) adalah
-         Jika akhiran kata yang akan dijadikan sebagai penanda topic berakhiran vocal maka partikel yang digunakan adalah “neun”

-         Jika akhiran kata yang akan dijadikan sebagai penanda topic berakhiran konsonan  maka partikel yang digunakan adalah “eun”



2.     Partikel / (ga/i)
Partikel ini digunakan sebagai penanda subjek dalam kalimat serta diartikan juga sebagai “tidak lain”
Contohnya adalah :
-         내가 좋아해요 (Naega johahaeyo)
Dalam kalimat ini subjeknya adalah  “nae” yang artinya adalah “saya”
-         내가 그데 곁에 있었어 행복합니다 (Naega geude gyeote isseosseo haengbokhabnida)
Dalam kalimat ini subjeknya adalah “nae” yang artinya “ saya”

Kenapa  “nae” yang menjadi subjeknya???

Hal ini disebabkan karena pada kata “nae” terdapat partikel “ga” sehingga pada kalimat ini “nae” dijadikan sebagai subjek kalimat


Aturan penggunaan / (ga/i) adalah
-         Jika akhiran kata yang akan dijadikan sebagai subjek berakhiran vocal maka partikel yang digunakan adalah “ga”

-         Jika akhiran kata yang akan dijadikan sebagai subjek berakhiran konsonan  maka partikel yang digunakan adalah “i”

3.     Partikel “eui”
Partikel ini digunakan sebagai penanda sebuah “kepemilikan”
Contohnya adalah :
나의 (Naeui chaek)
나의 (Naeui chaek) >> (na) + (eui) + (chaek)
Artinya adalah bukuku. Buku kepunyaan saya





Allright, Chingudeul~ demikianlah pelajaran tata bahasa mengenai partikel kali ini, semoga membantu yaa Chingudeul~~


Annyeong~

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Comment

 
Gaeguri Story Blogger Template by Ipietoon Blogger Template