Senin, 05 Februari 2018

KATA TANYA BAHASA KOREA

Annyeong chingudeul~

Belajar bahasa korea lagi yukk.. pelajaran kali ini adalah mengenai kalimat tanya dalam bahasa korea (yailah dalam bahasa korea, orang mau belajar bahasa korea kok, hadeuuhhh). Check this out~


1.       Siapa  누구 (nugu)
Kata tanya “siapa” ini ada 2 macam pola.

Pola pertama adalah bila “siapa” diletakan dalam posisi subjek (orang yang melakukan sebuah pekerjaan).
Polanya : 누구 + 가  (nugu + ga)
Contoh kalimat
            Siapa yang pergi membeli tiket pesawat ke bandara?
            누가 공항에 비행기표를 사러갔어요?
            Nuga gonghang-e pihaenggiphyoreul sareokasseoyo?

PS : 누구 + 가  (nugu + ga) disingkat menjadi 누가(nuga)

Pola kedua adalah bila “siapa” diletakan dalam posisi objek
Pola kalimatnya : 누구 + 를  (nugu +reul)

Contoh kalimat :
            Kamu mau bertemu dengan siapa?
            Nugureul mannalkkayo?
            누구를 만날까요?


2.      Apa 뭐 / 무엇 (mweo atau mueot)
Kata apa ini digunakan untuk menyatakan keterangan suatu benda. Jika yang ditanyakan dalam keadaan posisi objek, cukup menambahkan partikel penanda objek 를 (reul) dibelakangnya.

Pola kaliamat : 뭐 +를 + KK
PS: 뭐 +를 disingkat menjadi 뭘

Contoh kalimat :
            Apakah itu?
            이건 뭐예요?
            Igeon mweoyeyo?

            Akan makan apa?
            뭘 먹을거예요?
            Mweol meogeulkeoyeyo?

3.      Dimana atau kemana 어디 (eodi)
Untuk membuat kalimat tanya “dimana”dan “ kemana” chinggudeul bisa menggunakan kata어디(eodi) yang diikuti partikel 에(–e) yang membedakan “dimana”dan “ kemana” adalah kata kerja yang menentukannya. Misalnya;

Ada dimana ?
어디에 있어요?
Eodi-e isseoyo?


Pergi ke mana?
어디예 가요?
Eodi-e kaseyo?

Contoh kalimat:
            Dimana rumah sakit yang terdekat?
            제일 까가운 병권이 어디에 있어요?
            Jeil kkakaun byeonggweoni eodie isseoyo?

            Besok kita akan pergi kemana?
            내일 우리 어디에 갈거예요?
            Naeil uri eodie karkeoyeyo?


4.     Kapan 언제 (eonje)
Pola kalimat : 언제 (eonje) + kalimat
Contoh kalimat ;
            Kapan kamu datang ke korea?
            언제 한국에 왔어요?
            Eonje hanguk-e wasseoyo?


5.      Bagaimana어떻게 (eotteohke)
pola kalimat ; 어떻게 (eotteohke) + kalimat

Contoh kalimat :
            bagaimana kabarmu belakangan ini?
            요즘 어떻게 지냈어요?
            Yojeum eotteohke jinaesseoyo?


6.     Kenapa 왜 (wae)
Pola kalimat : 왜 (wae) + kalimat

Contoh kalimat :
            Mengapa kamu suka bahasa inggris?
            왜 영거를 좋아해요?
            Wae yeonggeoreul joahaeyo?


7.      Berapa 얼마나 (eolmana)
Penggunaan kalimat tanya “berapa” ada dua macam. Pertama adalah untuk menanyakan jumlah barang atau harga. Biasanya kata yang dipakai adalah얼마나 (eolmana) kemudian diikuti dengan kalimat tanyanya.
Pola kalimat : 얼마나 (eolmana) + kalimat

Contoh kalimat ;
            Ini harganya berapa?
            이건 얼마나예요?
            Igeon eolmanayeyo?

Yang kedua adalah untuk menanyakan jumlah barang yang kemudian diikuti dengan satuan benda tersebut. Kata tanya yang digunakan adalah 몃 (myeot)
Pola kalimat : 몃 (myeot) + kalimat tanya
Contoh kalimat :
            Berapa usiamu?
            몃살 이예요?
            Myeotsal iyeyo?

            Semuanya ada berapa orang?
모두 몃 명 있어요?
            Modu myeot myeong isseoyo?

KATA SATUAN DALAM BAHASA KOREA
Satuan buku                         : 권      (kweon)
Satuan pakaian                    : 벌      (beol)
Satuan buah-buahan         : 개      (kae)
Satuan gelas                         : 잔      (jan)
Satuan botol                         : 병      (byeong)
Satuan jam (waktu)            : 시      (si)
Satuan kendaraan               : 내      (dae)
Satuan perkalian                 : 번      (beon)
Satuan umur                        : 살      (sal)


Senin, 29 Januari 2018

ALASAN NGE-BLOG

Annyeong chingudeul~

Hari ini gaeguri mau ngasih tau alasan gaeguri “kenapa ngeblog”.
Kenapa ngeblog?, di google ada banyak penjelasan mengenai pertanyaan ini, mulai dari penyaluran aspirasi, aktualisasi diri, branding diri, belajar hal atau sesuatu yang baru, mengasah kreatifitas tulis, membantu menjadi penulis, menghasilkan tambahan uang, karena bisa membantu orang lain, sebagai media dokumentasi diri, sebagai media promosi bisnis, membantu memperoleh skill baru, membantu menjalin pertemanan, karena blog tidak terikat dalam bekerja, sebagai media promosi kreativitas dan sebagainya. Tapi gaeguri punya alasan sendiri kenapa gaeguri nge-blog.

Di jaman sekarang yang di dominasi sama anak-anak kreatif ala kids jaman now mereka lebih tertarik sama dunia youtube pervloggeran dari pada blog. Bedanya di blog, kita mengisi konten yang kita buat dengan tulisan-tulisan sedangkan vlog, konten mereka berisi video-video, lebih aktif dan berani buat ngomong di depan kamera dan sebagainya. Jaman sekarang, minat baca orang-orang sangat berkurang. Misalnya untuk membuat slime, Orang-orang cenderung lebih menyukai melihat video “tutorial pembuatan slime” ketimbangan membaca “tutorial pembuatan slime”. Gaeguri akui memang dengan melihat video akan lebih mudah untuk dipahami ketimbang Cuma membaca.

Nah, kenapa gaeguri gak jadi youtuber aja? kenapa mau jadi blogger, peminat youtube kan lebih banyak daripada blog?

Memang peminat youtube lebih banyak dari pada blog dan sebenernya gaeguri juga pengen bikin video blog gitu gitu, tapi I’m too shy to talk in front of camera, jadi gaeguri lebih memilih untuk bikin blog dari pada vlog. Kemudian, disamping lebih “mengasikan” melihat video-video orang-orang di youtube, gaeguri juga suka membaca blog-blog orang, mulai dari blog konyol sampai ke blog yang serius. Jadi, gaeguri juga pengen menumbuhkan minat baca seseorang melalui blog ini (yaa.. walaupun blog gaeguri garing , gak enak dibaca, bahasanya yang aneh terkadang menggunakan “bahasa minang yang di indonesiakan” but I don’t care, yang penting gaeguri nulis dan bisa menyampaikan aspirasi dan to show “this is me, gaeguri imnida”.

Alasan gaeguri ngeblog :

1.      UANG
alasan utama gaeguri nge-blog awalnya adalah karena UANG. (hahaha, matrealistis banget kan ?). awalnya gaeguri kira, menghasilkan uang dengan blog itu cukup dengan bikin blog, nulis ala kadarnya terus tiap bulannya google bakalan ngasih gaji yang gede. (kalo gitu mah, mungkin semua orang kerjaannya adalah nge-blog kaleee). Ternyata gak segampang itu chingudeul, hahaha. Setelah sadar, ternyata nyari duit dari blog itu gak segampang yang gaeguri kira, mulai deh buat nyari cara buat ngasilin duit dari blog. Ada banyak cara untuk menghasilkan blog dan kebanyakan blogger menggunakan google adsense sebagai sumber pundi-pundi keuangan mereka. Nah,, gaeguri nyari tuh cara-cara pendaftaran akun adsense itu gimana syarat-nya, waktu itu umur blog gaeguri Cuma 1 bulanan kalo gak salah, dan umur 1 bulan dengan konten yang gak seberapa dan gaeguri yakin gak begitu penting itu gak bakalan lolos seleksi google adsense dan akhirnya gaeguri mengurungkan niat buat daftar di google adsense.

Selanjutnya, blogger-blogger juga menghasilkan uang dari program afiliasi, nah,, gaeguri juga coba join program afiliasi beberapa market place di Indonesia seperti lazada, blibli, tokopedia, dan mataharimall.com, setelah daftar, lazada, blibli dan toped gak langsung direspon pendaftaran gaeguri, tapi mataharimall waktu itu langsung ngerespon dan gaeguri “DITOLAK”, setelah penolakan dari mataharimall.com ini gaeguri sadar ternyata nyari sponsor itu sulit dan untuk menghasilkan duit dari blog jadi makin sulit. Awalnya yang gageuri rajin nge-post (bisa chingudeul, postingan gaeguri di bulan februari lumayan banyak kan?) dan semakin bekurang setiap bulannya dan pada akhirnya gaeguri stop buat nulis.

Sekitaran bulan desember 2017, gaeguri iseng-iseng buka email sigaeguri@gmail.com dan ternyata member afiliasi gaeguri yang dari lazada udah di non-aktifin karena tidak ada perkembangan apa-apa di blog gaeguri (what? Gimana mau ada perkembangan, iklannya aja gak di pajang lhh0o), dan disana gaeguri sadar ternyata lazada nge-approve gaeguri sebagai mitra afiliasinya dan karena udah expired gaeguri biarin dan nyoba buat nyari balasan email dari blibli.com, dan ternyata mereka juga nge-approve (uuhhh.. seneng dong udah punya sponsor). Nah dari sana, mulai lah gaeguri buat join program-program afiliasi lainnya seperti booking.com dan tiket.com, alasannya biar dapat tiket gratis, hahaha. Setelah semua program itu di approve, gaeguri mulai pede buat daftar di google adsense, dan ternyata di approve juga (can you feel how happy I am?). (kalo mau tau caranya biar langsung di approve adsense, next post, oke?). dan ternyata, meskipun kita udah punya banyak sponsor gak berarti apa-apa kalo traffic nya gak ada. Sekarang gaeguri gak punya follower, traffic per harinya gak nembus 20 penayangan dan sepi pembaca (uhhuuu *cry), jadi gaeguri masih belom bisa menghasilkan uang dari blog.

Sekarang, meskipun sepi pembaca, gak ada yang minat sama iklan gaeguri, gaeguri bakalan tetap menulis, karena kalo udah money oriented, semuanya bakalan jadi beban dan menulis bukan hanya sebagai penyaluran hobi tapi sebuah keterpaksaan karena mengharapkan imbalan dari tulisan itu. Untuk menghasilkan uang dengan blog, kita perlu ke-konsistenan dalam menulis. Kalo udah konsisten, pembaca bakalan terus-terusan membaca tulisan yang kita post dan di google bakalan ada jejak blog kita dan orang-orang akan semakin tahu kalo “ada sesuatu yang mereka cari” di blog kita. Dan kita juga butuh “kesabaran” untuk menghasilkan sesuatu, gaeguri yakin suatu saat blog ini bakalan rame pengunjung (ameenn.. I hope so).


2.      BIAR DIKIRA ADA KERJAAN
Sebagai seorang pengangguran, pastinya gaeguri gak punya kegiatan sama sekali dan yaa… mau ngapain lagi sih?. Salah gak sih seorang pengangguran mengharapkan uang dengan blog karena hanya dengan blog mereka yakin bisa menghasilkan “sesuatu”. (oke.. skip masalah uang ya sodara-sodara).

Jadi, gaeguri ngeblog itu karena biar dikira ada kerjaan sama orang-orang. Karena waktu nge-blog itu kita bakalan bisa sampe seharian di depan laptop dan jari-jari kita itu ngetik-ngetik gak jelas. Jadi kalo ada orang yang lewat, terus liatin gaeguri yang lagi ngetik bakalan nganggap “ihh.. gaeguri walaupun dia dirumah doang, tetap ada kerjaan yaa, tetap sok sibuk yaa, wahhh”. Wth gakk sihh. Tapi ini memang beneran lo chingudeul, gaeguri ngeblog biar di anggap ada kerjaan karena pernah suatu ketika tetangga gaeguri lewat dan dia berkata “ ooiii gaeguri, udah tamat kuliah kan? mending bikin les dan jadi guru deh dari pada ngelamun kayak gitu?”. (Idiiihhh… ibuk… lo kira semua sarjana di dunia ini Cuma bisa berakhir jadi guru doang, enggak dodol!!. Untuk menjadi guru itu perlu adanya passion, perlu teorinya, gak Cuma bisa ngasal doang apalagi yang diajar itu anak-anak ingusan yang udah ijo. Lo mau, anak lo gue pukulin satu-satu karena mereka lamban, gak bisa nangkep apa yang udah gue ajarin?, ngak kan? you better shut  your mouth up!, dirt!!) dan padahal waktu itu gaeguri gak lagi ngelamun kok. Heran deh kenapa dibilang ngelamun yak?

Karena gaeguri gak mau di anggap kerjaannya Cuma “ngelamun” doang, jadilah gaeguri bikin blog dan nyoba buat ngisi konten dengan tata bahasa korea karena waktu itu gaeguri gak punya ide buat bikin konten lainnya dan lagi addicted banget sama tulisan korea. Dengan tata bahasa korea itu, gaeguri berharap bisa belajar sambil ngajarin juga. Dan bikin tata bahasa korea itu ternyata ribet juga buat di ketik karena kita bakalan ngetik dengan tulisan koreanya dan tulisan romawinya juga. Kalo di keyboard biasa itu gak ada tanda-tanda tulisan koreanya, dan nulis korea itu gak selancar kalo kita ngetik dengan huruf biasa. Jadi biasanya bakalan makan waktu banget, seharian (pagi-sore) itu Cuma bisa ngasilin 1 konten doang dan gak bisa langsung di post, karena harus editing dulu.

3.      Mengasah kreatifitas dan mengasah kemampuan menulis

Gaeguri akui memang dengan adanya blog kita bakalan semakin dituntut untuk lebih kreatif karena setiap hari kita harus menciptakan konten-konten baru supaya lebih menarik untuk dibaca. Kita juga merasa semakin tertantang untuk menghadirkan konten yang berkualitas (apalagi kalo udah liat-liat blog-blog tetangga yang kece-kece abbeeesss).

Gaeguri gak ada basic “menulis” sama sekali dan gak pernah belajar gimana caranya menjadi penulis yang baik (jadi mohon maklum kalo bahasanya kadang aneh, mohon buat dipahami aja), dan gaeguri rasa awalnya gaeguri bisa nulis itu karena udah sering bikin pembahasan laporan praktikum sama waktu nulis skripsi (iya, emang bener seharusnya pembahasan laporan praktikum dan skripsi itu adalah pembahasan berdasarkan fakta dan data yang udah diperoleh,bukan sebuah karangan semata, tapi gaeguri yakin, emang dari sana deh bibit gaeguri bisa nulis (walaupun tulisan ini gak seberapa, yaudah sik).


4.      Menambah kepercayaan diri dan kemampuan bicara

Kata-kata “pede” itu jauh banget dari diri gaeguri, dengan blog ini, gaeguri mencoba buat lebih pede untuk menunjukkan diri, yaa walaupun orang-orang bakalan gak tau siapa itu “gaeguri” karena gaeguri memang bukan nama asli sih ya. Gaeguri butuh waktu buat ngasih tau orang-orang kalo “gaeguri” itu adalah si Apa.

Kenapa traffic gaeguri masih sepi?

Jawabannya karena emang gak ada yang minat (mungkin), kata kunci gak sesuai, dan sebagainya tapi sebenernya traffic bisa aja datang kalo gaeguri ngadain promosi. Sebenernya gaeguri udah mulai nyoba buat promosi di komunitas blogger, fake akun instagram (iya, fake akun, buat kepo-kepoin doi *eh. Sebenernya fake akun ini buat dijadiin online shop gitu, tapi ribet ternyata kalo kita Cuma sebagai dropshipper, jadi mundur deh dan sekarang Cuma dijadiin sebagai media promosi blog, dan itu masih sepi) dan gaeguri gak tau kenapa sebenernya masih bisa promo ke real akun intagram, facebook, twitter, whatsapp, ataupun line, gaeguri malu.!!. (Sedikit lebih lama lagi gaeguri bakalan promosi ke media-media itu kok, tenang aja, nunggu kepedean gaeguri hadir dulu dan gaeguri yakin gak bakalan lama lagi, percaya aja))

Kemudian menambah kemampuan bicara, percayalah sebenernya waktu gaeguri ngetik ini, gaeguri lagi ngomong lo walaupun Cuma di dalam hati, dengan begitu kan termasuk melatih kemampuan bicara kan, tanpa blog belom tentu juga gaeguri ngomong dalam hati kayak sekarang kan?



Oke chingudeul, itu adalah beberapa alasan kenapa gaeguri lebih memilih ngeblog. Ada yang niat ngeblog juga?  Alasannya kenapa? Tell me your story 😁

Semoga bermanfaat dan gaeguri semakin bisa pede, dan gaeguri bisa semakin lebih iklas, sabar, dan bersyukur, chingudeul juga ya…


Annyeong chingudeul-a ~~

Kamis, 25 Januari 2018

Pengalaman Mencari Pekerjaan

Annyeong chingudeul~

Sesuatu yang kita “tidak inginkan” mungkin akan menjadi sesuatu yang sangat berharga yang dihadirkan Tuhan untuk umatnya, Allah knows best. Chingudeul pada tau kan gaeguri masih seorang pengangguran? Sebenernya beberapa hari yang lalu gaeguri udah mulai kerja di suatu “anggap aja lembaga pemerintahan”, kenapa gak ada nama instansinya sih? Karena emang gak ada namanya atau mungkin Cuma gaeguri doang yang gak tau ya?. Yaudah.. anggap aja namanya “anggap aja lembaga pemerintah” ya chingudeul.

Kenapa gaeguri  bisa keterima dan masuk sebagai pegawai di “anggap aja lembaga pemerintahan” ini?

Waktu itu sekitaran bukan Oktober dan gaeguri lupa persisnya kapan, tapi yang gaeguri inget waktu lagi mau persiapan-persiapan ikut CPNS kementan, gaeguri dikirimin info tentang pekerjaan ini, kakak gaeguri bilang kalo “anggap aja lembaga pemerintahan” ini lagi ngadain rekrutmen besar-besaran se-Indonesia. Pendaftarannya itu dengan menggunakan suatu aplikasi di playstore gitu. Awalnya emang gak ada niatan sama sekali buat daftar disini, seriusan !!. Karena jurusan yang gak sesuai, job desk yang gak ngerti, berhubungan sama masyarakat, dan lain-lain. tapi gaeguri tetep daftar karena kakak gaeguri terkesan maksa daftar disana dan akhirnya gaeguri daftar pada H- berapa hari pendaftaran ditutup. Sebenernya, pendaftarannya gak ribet, proses seleksinya juga gak ribet, tapi gak tau kenapa emang gak niatan sama sekali.

Saking gak niatnya, data-data yang gaeguri input adalah data asli sih tapi bikinnya ngasal, kayak scan ijazah, scan ktp yang ngeblur (karena scannya pake hape doang), pokoknya ngasal deh yang penting itu Cuma “ada” aja. Udah. Waktu pengisian form nama, gaeguri udah gak merhatiin huruf besar, huruf kecil gitu-gitu. Biasanya gaeguri sebisa mungkin buat perfect dalam pengisian form pendaftaran. Contohnya di form nama, gaeguri Cuma nulis “gaeguri story” doang, sedangkan biasanya gaeguri selalu bikin “ Gaeguri Story” (keliatan bedanya gak? Huruf g sama s nya besar), biar keliatan rapi. Untuk alamatpun tetep ngasal doang, pake disingkat-singkat segala. Kemudian untuk form pendidikan terakhir, gaeguri gak nemuin jurusan gaeguri disana dan gaeguri ngasal lagi. Gaeguri Cuma ngisi jurusan yang rada hampir mendekati sama jurusan gaeguri.

Pengumuman kelulusan administrasi. Karena udah gak ngarepin apa-apa dari seleksi ini, gaeguri udah pasrah, mau lulus mau enggak, bodo amat. Tapi gaeguri tetep penasaran sama hasilnya bakalan lulus atau enggak, dan ternyata gaeguri lulus pemirsahh --__--

Selang beberapa hari setelah pengumuman kelulusan administrasi, jadwal dan tempat tes tulis diumumin dan untuk tesnya itu di adain di sebuah hotel gitu di luar kota tapi gak begitu jauh dari daerah gaeguri, palingan Cuma jarak 1 jam perjalanan doang. Jujur gaeguri emang underestimate banget deh sama seleksi ini, bener-bener gak pengen ikutan karena job desknya itu “gak gue banget” deh, tapi apa boleh buat, PENGANGGURAN SIYYY..

Jadwal tes itu hari minggu sekitaran jam 7 pagi (what? Jam 7 pagi udah mulai tes, ayam aja belom bangun kali..)

Note: AYAM : gue udah bangun dari subuh kali, lo aja bangunnya telat, bego!
Calm down yammm


Jarak daerah gaeguri ke lokasi itu sekitaran 1 jam perjalanan, dan gak mungkin pake kendaraan umum buat kesana, kalo harus nginep? Gak ada yang bakalan nganterin ke lokasi karena ke lokasi itu emang gak ada kendaraan umum yang bakal stand by sepagi itu, jadi solusinya adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi, tapi waktu itu gaeguri gak punya SIM, gak diizinin buat berangkat sendiri karena gaeguri gak pernah bawa kendaraan sendiri sejauh itu. Udah kepikiran buat gak berangkat tes karena gak bakalan lolos juga karena gaeguri gak ngerti sama sekali, gak belajar sama sekali (beda banget sama tes CPNS, gaeguri bela-belain belajar), dan gak ada persiapan sama sekali. Tapi gaeguri tetep berangkat tes, alasannya adalah “BIAR NGERASAIN RASANYA TES DI HOTEL” (udik banget sikk? Bodo amat!!). gaeguri akhirnya berangkat kesana diboncengin sama temennya temen kakak gaeguri yang lagi ikutan tes juga.

Gaeguri berangkat dari rumah itu sekitaran setengah 6, sampai dilokasi sekitaran setengah 7 dan sebenernya udah siap-siap dari setengah 5. Kamu tau “ngantuk”nya gaeguri itu kayak apa? Malah malamnya abis begadang lagi.hufftt. dilokasi, nyari kursi tempat tes karena kita gak bisa duduk disembarangan tempat  karena udah diatur, setelah itu nunggu instruksi bla bla bla sampai akhirnya jam 7 lebih dikit kami dipersilahkan masuk dan gak boleh keluar ruangan.

Gaeguri kira, setelah kami dipersilahkan memasuki ruang ujian, tesnya bakalan langsung dimulai, tapi ternyata, ada kata sambutan si A, si B, si C, si D, sampai si Z. O. My God. Ngantuk banget!!. Ngantuk gaeguri bertambah ke level malaikat karena di dongengin sama si A-Z, help me God. Sebenernya bisa aja siy buat tidur soalnya gaeguri ada di bangku paling belakang, tapi gak mungkin banget (sopan dikit napa sikkk). Setelah semua kata pengantar diucapin akhirnya tes dimulai.

Tesnya lucu sihh, pake lembar jawaban computer gitu, plus dibelakang gaeguri ada temen satu SMA satu kelas gaeguri dulu yang lagi ikutan ujian juga, berasa balik ke UN SMA deh, posisinya sama persis. Hahaha. Oiya.. duduknya itu rada dempet-dempetan menurut gaeguri, jadi gampang banget buat kerja sama.

Pertanyaannya itu ada sekitar 240 soal, ada 3 part gitu. Part pertama 60 soal kayak ujian TPA, 60 soal berikutnya materi tentang “anggap aja lembaga pemerintahan” itu dan part ketiga ada 120 soal tentang kepribadian. Part pertama TPA, gampang banget sihh #SombongModeOn, soalnya sebelumnya gaeguri udah ikut tes CPNS kemenkumhan sama kementan yang soalnya jauh lebih sulit dari itu (*iya jauh, kayak aku sama kamu, #eakkkk #plakkk) semua soal kejawab sihh.

Part kedua, semua pertanyaannya ke jawab juga sih, orang tinggal milih antara a, b,c, d, sama e doang kok, tapi gaeguri yakin salah semua deh, hahaha

Part ketiga, bagian kepribadian, dan pastinya gaeguri jawab berdasarkan jawaban yang paling benar, bukan berdasarkan hati nurani (*soalnya gaeguri gak punya hati sikk). Contoh pertanyaannya :
1.        Apakah kamu biasanya memulai obrolan dengan orang lain?
Gak mungkin dong gaeguri jawab “ jangankan memulai obrolan buk, orang ngomong kesaya aja saya cuekin”

2.      Apakah kamu terkadang merasa sedih tanpa sebab? Apakah kamu sering merasa sendiri di tengah keramaian? Apakah kamu merasa sendiri? Apakah kamu sering murung and such
Gak mungkin gaeguri jawab “gue banget tuh buk”

Dari pertanyaannya sih kayaknya mau nanyain masalah emosi, apakah kita pernah ngalamin depresi dan lain-lain. honestly, semua pertanyaan itu jawabannya adalah “iya, saya pernah ngalamin”, kayaknya gaeguri pernah depresi deh. Next story, kita bakalan ngomongin masalah depresi, oke?

Trik buat chingudeul kalau mau tes kepribadian adalah, jangan jawab sesuai hati nurani, karena kita gak lagi pengobatan sama psikiater, kita lagi nyari kerja dan berharap bisa lulus, so ..be smart aja.

Setelah semua tes selesai, itu sekitaran 3 jam dan sebenernya untuk part ketiga ini, sebagaian pertanyaannya gaeguri baca dan sebagian lagi enggak karena gaeguri udah pusing, sakit kepala, magh kambuh karena belom makan dan tangan udah pegel banget. Sebenernya kami di kasih sarapan sih, tapi gaeguri gak pernah sarapan, jadilah semua penyakit anak kosan nyamperin gaeguri. (IYA, gak sarapan itu gak baik chingudeul, jangan ditiru yaa). Setelah tes, yang paling gaeguri kangenin Cuma satu, yaitu kamu kasur. Pengen pulang banget.

Hari itu gaeguri sampe di rumah udah sorean karena sesuatu dan lain hal, walaupun selesai tes udah dari siang tapi tetep sampe dirumah agak sorean dan gaeguri langsung tidur, besok paginya DEMAM, yeay hahaha. Lemah banget sikk.

Setelah nunggu sekitaran 2 mingguan, pengumuman kelulusan diumumin (jadi itu setelah pengumuman kelulusan cpns kementan), karena dari awal gaeguri emang gak niat ikutan tes, malah sempet mikir kalo misalnya lulus gak bakalan gaeguri ikutin prosedur selanjutnya. (tesnya Cuma sekali doang, setelah pengumuman ini 100% kita bakalan kerja disini). Dan ternyata gaeguri LULUS manteman --__--. Udah galau dong mau lanjut mau enggak, tapi karena dorongan sanak saudara, dan supaya status pengangguran ini cepat berganti jadi akhirnya gaeguri melanjutkan prosedur selanjutnya.


God.. please teach me how to be ikhlas and be grateful for the blessed that you had  given to me, aminn!!

Diberdayakan oleh Blogger.

Comment

 
Gaeguri Story Blogger Template by Ipietoon Blogger Template