Senin, 06 Agustus 2018

Kosa Kata Bahasa Korea yang Mirip


Annyeong chingudeul~~

Di pembahasan bahasa korea hari ini, gaeguri bakalan bahas mengenai kata-kata dalam bahasa korea yang mempunyai arti yang hampir sama dengan kata lainnya tapi penulisannya berbeda dan penggunaan yang berbeda pula, misalnya adalah 시 “si” dan 시간 “sigan”, kedua kata ini sama-sama mempunyai arti “waktu”, tapi penggunaannya berbeda. Okee, lets check another words.

1.       시 (Si) dan 시간 (Sigan)
Kedua kata ini sama- sama berarti “waktu”, tapi, 시 (si) menyatakan waktu (jam) sedangkan 시간 (sigan) berarti durasi waktu.

Contoh penggunaan 시 (si)
Saya pergi ke sekolah jam 1
한시에 학여 가요
Hansie hakgyeo gayo

Contoh penggunaan 시간 (sigan)
Saya akan menunggumu selama 1 jam
한시간 동안 너를 기다릴게요
Hansigan dongan neoreul kidarilkkeyo

2.      아니요 (aniyo) dan 아니에요(anieyo)
아니요(aniyo) berarti tidak, kata ini digunakan saat chingudeul menjawab pertanyaan iya/tidak. Sedangkan아니에요(anieyo)
 berarti bukan, kata ini digunakan saat “mengelak” dari pertanyaan seseorang.

Contoh 아니요 (aniyo),
Chingudeul        : (행복해예요?) Haengbokhaeyeyo? (apakah gaeguri bahagia?)
Gaeguri               : (아니요) aniyo (tidak)

Contoh 아니에요 (anieyo)
Chingudeul        : (이거 삭와예요 ?) igeo sagwayeyo? (apakah ini apel?)
Gaeguri               : (아니에요, 이거 달기예요) anieyo, igeo dalgiyeyo. (bukan, ini adalah strawberry)

3.      좋아해요 (johahaeyo) dan 좋아요 (johayo)
좋아해요(johahaeyo) artinya menyukai atau suka, sedangkan좋아요 (johayo) artinya bagus atau setuju pada sesuatu. Cara membedakannya adalah biasanya pada kata좋아해요 (johahaeyo), partikel yang digunakan penanda objek yang digunakan adalah 을/를(eul/reul) sedangkan좋아요 (johayo) partikel yang digunakan penanda subjek 이/가 (i/ga).

Contoh 좋아해요(johahaeyo)
Neol johahaeyo
널좋아해요
Saya menyukaimu

Contoh 좋아요 (johayo)
Chingudeul        : Ramyeon meoggokalle?
람연 먹고갈래?
Apakah kamu mau makan ramyeon?
Gaeguri               : Johayo, nado baegopha.
  좋아요, 나도 배고파
Setuju, aku juga lapar

Untuk subjek yang bersifat jamak dan subjek orang pertama tunggal (saya/aku), bisa menggunkan kedua kata 좋아해요 dan 좋아요 (johayo dan johahaeyo) dalam artian “menyukai/suka”

4.     같이 (gathi) , 같은 (gatheun) dan 처럼(cheoreom)
Kedua kata ini berarti bersama atau seperti. Kata같이(gathi) yang berarti “seperti”  digunakan ketika kata tersebut digunakan sebagai kata keterangan sedangkan kata같은 (gatheun) yang berarti “seperti” digunakan saat kata tersebut sebagai kata sifat sedangkan kata처럼 (cheoreom) yang berarti “seperti” digunakan sebagai kata keterangan.

Contohnya
Narang gathi haengbokhaja
나랑 같이 행복하자
Ayo bahagia bersama (ku) >> dalam kata ini, 같이 (gathi) berarti bersama

Naneun neogathi gongbureul jal hagosipho
나는 너같이 공부를 잘 하고싶어
Aku ingin belajar dengan baik  sama seperti kamu >> dalam hal ini, 같이 (gathi) berarti “seperti”

Na gatheun saram
나 같은 사람
Orang seperti aku

5.      진짜 (jinjja), 정말 (jeongmal) dan 너무(neomu)
Kata ini seperti kata superlative didalam bahasa inggris yang menunjukkan tingkat kesungguhan seseorang (?).진짜 (jinjja) berarti sungguh atau asli dalam bahasa inggris sama dengan “truly” (atau seperti “benarkah??), 정말 (jeongmal) berarti sangat dalam bahasa inggris seperti “really” (atau beneraann (?)LOL), sedangkan너무 (neomu) artinya terlalu atau dalam bahasa inggris seperti “too much”.

Contohnya,
-         진짜 (jinjja)
Jinjja johahaeyo
진짜 좋아해요
Aku sungguh menyukainya

-         정말 (jeongmal)
Jeongmal sirheohaeyo
정말 싫어해요
Aku sangat membencinya

-         너무 (neomu)
Neomu saranghaeyo
너무 사랑해요
Aku sungguh mencintainyah

6.     어떻게 (Eotteohke) dan 어떡해(Eotteokhae)
Dua kata ini sama-sama mempunyai arti “bagaimana”. Perbedaannya adalah ketika menggunakan kedua kata ini. 어떻게 (Eotteohke) digunakan saat menanyakan”bagaimana melakukan sesuatu”. Sedangkan어떡해 (Eotteokhae) digunakan saat ada sesuatu kejadian yang tidak terduga, dan sebenarnya어떡해(eotteokhae) adalah singkatan dari어떻게 + 해 (eotteohke + hae), jadi intinya adalah sama sama diartikan sebagai “bagaimana melakukan sesuatu, tapi untuk 어떡해 (eotteokhae) lebih kepada bagaimana bersikap.

Contoh어떻게 (eotteohke)
Hagyo-e eotteohke kayo?
학요에 어떻게 가요 ?
Bagaimana cara pergi ke sekolah.

Contoh어떡해(Eotteokhae)
Oneul naui cheotsarangeul boasseo, eotteokhae?
오늘 나의 촛사랑을 보았어, 어떡해?
Hari ini saya melihat cinta pertama saya. Bagaimana ini?

7.      지금 (jigeum) dan 이제 (ije)
Kedua kata ini sama- sama memiliki arti “sekarang”. Perbedaannya adalah kata지금 (jigeum) lebih difokuskan untuk kata yang sedang dilakukan saat ini juga sedangkan이제(ije) lebih focus ke sesuatu yang akan dilakukan saat ini.

Contoh kata지금 (jigeum)
Chingudeul        : jigeum mwohae? (지금 뭐해?)
Gaeguri               : jigeum bap meoggo isseoyo (지금 밥 먹고 있어요)

Contoh kata  이제 (ije)
Chingudeul        : ije mwo halkeoeyo? (이제 뭐 할거에요) (sekarang lagi apa?
Gaeguri               : ije bap meogeulkeoeyo (이제 밥 먹을거에요) (sekarang lagi mau makan nasi)

8.     사람 (saram) dan 인간 (ingan)
Kata ini sama-sama memiliki arti “orang”. Tapi kata사람 (saram) lebih mempunyai arti “orang” atau “people” dalam bahasa inggris. Sedangkan인간 (ingan) memiliki arti “manusia” atau “human” dalam bahasa inggris. Arti kata인간 (ingan) lebih luas dibandingkan dengan 사람 (saram).

9.     못해 (mothae), 안돼 (andwae) dan안해  (anhae)
Artinya sama-sama “tidak bisa melakukan”. Perbedaannya adalah kata못해 (mothae) digunakan untuk menunjukkan “ketidak bisaan” dalam melakukan sesuatu. 안돼 (andwae) digunakan untuk mengungkan “ketidak bolehan “ dalam melakukan sesuatu. Sedangkan안해  (anhae) digunakan untuk menunjukkan “tidak lakukan” dalam sesuatu hal.

Contoh
못해 (Mothae)
Naneun neoreul ijji mothae
나는 너를 잊지못해
Aku tidak bisa melupakanmu

안돼 (andwae)
jeohante saranghamyeon andwaeyo
저한테 사랑하면 안돼
Kamu tidak boleh mencintaiku

안해 (anhae)
Oneul naneun ireul anhaeyo
오늘 나는 일을 안해요
Hari ini aku tidak bekerja.

Selasa, 31 Juli 2018

Padang Mengatas, NewZealandnya Indonesia


Annyeong chinguduel~~

Ada yang pernah ke New Zealand gak? Itu lho tempat yang terkenal dengan pemandangan rerumputan hijau yang sangat luas dan dihuni oleh banyak sapi, domba, kambing atau sejenisnya.

source : google

Pemandangan seperti new Zealand ini juga bisa dijumpai di Indonesia, sekelompok sapi dan hamparan rumput hijau ini berada di Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat, tepatnya di Jl. Padang Mengatas, Mungo, Kecamatan Luak Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat, kira kira 12 km dari Kota Payakumbuh.


Kawasan ini disebut “Padang Mangateh” oleh warga setempat. Karena keindahan padang rumputnya, gak heran tempat ini disamakan dengan padang rumput yang ada di New Zealand (walaupun banyak perbedaannya). Lokasi ini adalah milik pemerintah dibawah naungan Kementerian Pertanian RI. Sebuah lokasi yang dikhususkan untuk peternakan yang diberi nama dengan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT).






BPTU-HPT Padang Mengatas merupakan station peternakan yang didirikan oleh Hindia Belanda pada tahun 1916 dengan ternak kuda. Karena disebabkan beberapa hal, beberapa tahun kemudian kawasan ini berganti menjadi kawasan peternakan sapi. Kawasan ini merupakan kawasan peternakan terbesar se-Asia Tenggara. Menurut informasi yang gaeguri peroleh, kawasan ini mempunyai luas lahan sebesar kurang lebih 240 Ha yang mampu menampung ternak sapi sampai 2.000 ekor.






Waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini adalah pagi atau sore hari, karena kalau chingudeul tiba disana saat matahari berada di puncak langit (siang hari), bakalan panas banget walaupun sebenarnya kawasan ini sangat sejuk dan asri karena dipenuhi oleh rerumputan dan beberapa pepohonan. Kawasan ini bakalan semakin indah jika cuaca bagus dan langit biru tanpa awan (lebih berasa kayak di New Zealand, kayak pernah ke New Zealand aja yaa)


Disekeliling padang rumput, kita juga bisa menikmati pemandangan perbukitan dan pemandangan kota Payakumbuh dan Lima Puluh Kota dari kejauhan. Banyak spot foto yang instagramable juga, gak heran sih kawasan ini juga dijadikan sebagai tempat untuk melakukan foto Pre-Wedding.



Kabar buruknya adalah di tahun 2016 (kalo gak salah), kawasan ini sempat ditutup oleh aparat setempat karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Saking fenomenalnya tempat ini waktu itu, banyak masyarakat yang berdatangan bahkan masyarakat di luar Sumatera Barat. Mereka-mereka yang berkunjung tidak memperhatikan kebersihan kawasan ini, buang sampah sembarang dan memberi makan sapi-sapi disana. Hal ini menyebabkan sapi-sapi banyak yang sakit, padang rumput menjadi kumuh sehingga untuk menjaga kesehatan sapi-sapi tersebut, aparat tersebut melarang kunjungan ke kawasan ini kecuali untuk urusan yang bersifat kedinasan. Sampai sekarangpun izin untuk memasuki kawasan inipun di perketat, tapi bukan berarti semua pengunjung dilarang.



Bagi yang ingin melihat keindahan alam kawasan ini, harus melakukan prosedur perizinan seperti mengirimkan surat ke pihak yang bertanggung jawab atau dengan cara pendaftaran secara online. Kunjungan ini bisa bersifat kedinasan, untuk magang, untuk keperluan edukasi (kalo chingudeul pengen belajar cara beternak sapi dengan baik dan benar) atau keperluan lainnya. Berdasarkan laman situ “bptupadangmengatas.com”, Cara untuk pendaftaran online kunjungan ke kawasan ini adalah :
1. Mendaftar secara online
2. Pengisian formulir dilakukan minimal 2 hari sebelum kunjungan
3. Untuk pendaftaran secara online, pada saat datang ke BPTUHPT Padang Mengatas harus membawa tanda bukti penerimaan (print out)
4. Membawa surat pengantar dari instansi/ lembaga yang mengirim (kalo bersifat kedinasan, magang)
5. Kunjungan bersifat kedinasan/ dibawah arahan dinas/ lembaga/ instansi dengan materi edukasi peternakan
6. Bersedia mengikuti semua peraturan dan disiplin di BPTUHPT Padang Mengatas
7. Kunjungan dilaksanakan pada hari kerja dan pada jam kerja
8. Kunjungan dilaksanakan setelah adanya informasi resmi dari BPTUHPT Padang Mengatas, dikirim melalui email yang di daftarkan pada saat pengisian formulir
9. Pengunjung yang tidak membawa/ tidak bisa menunjukkan tanda bukti penerimaan dari BPTUHPT Padang Mengatas, tidak diizinkan memasuki kawasan pembibitan BPTUHPT Padang Mengatas
10. BPTUHPT Padang Mengatas Tidak menerima untuk pengambilan foto Prewedding.



see this sky, so beautiful ^_^

Wisata-wisata alam atau spot foto yang instagramable yang dari alam adalah anugrah terindah dari Tuhan dan tidak ada bayaran untuk melihat keindahan tersebut. Jangan mentang-mentang tidak berbayar kita menyepelekan tanggung jawab kita sebagai menusia untuk menjaga lingkungan tersebut. 


Lebih cerdas sewaktu bepergian kesuatu tempat, jaga lingkungan dan jaga kebersihan. Karena sesuatu yang dijaga sedemikian rupa bakalan bertahan sampai hari esok dan semoga anak cucu, cicit kita juga bisa menikmati keindahan yang kita nikmati, bukan hanya dari gambar yang kita dapatkan.




Makan Ikan Bakar


Annyeong chingudeul~~

Kalau disuruh memilih, chingudeul lebih suka makanan yang di goreng, di rebus, mentah atau dibakar, sih?. Gaeguri lebih suka makanan yang dibakar, karena rasa dan aroma makanan itu lebih khas dan gak bisa digambarkan dengan kata-kata. Intinya adalah ENAK banget.

Salah satu warung makan di Kota Payakumbuh yang menyajikan makanan bakar adalah Danau Bakipeh, yang terletak di jl. Rangkayo Rasuna Said, Payobasung, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat. Sekitar 10 menit perjalanan dari Pasar Payakumbuh. Tempat ini berada gak jauh dari Kantor Samsat Payakumbuh. (Lha,, Kantor Samsatnya ada dimana yak?? Haha). Oke chingudeul, kalo mau kedaerah ini, google maps aja yaa..mianhae gak bisa menyampaikan letak persisnya yaa karena gaeguri buta peta.



Warung makan ini menyajikan 2 menu yaitu ikan bakar dan ayam bakar saja. Satu set pemesanan menu sudah termasuk nasi satu mangkok besar, jadi nasinya itu gak ditakar per-piring tapi bisa ambil secukupnya aja dan beberapa makanan pendamping lainnya seperti gulai daun singkong, terong goreng, kerupuk opak yang dicabein, acar, dan serundeng kelapa plus udang, (Psssttt… serundeng kelapanya enak pake banget, makan serundeng aja plus nasi anget the best lahh).


Hari itu gaeguri pesen ikan bakar nila. Ikannya gak begitu gede dan gak kecil juga tapi dagingnya banyak. Aroma dan rasa bakarnya kerasa banget dan ikan bakar ini gak begitu pedas sih, tapi masih ada rasa pedas tapi masih pedas yang wajar.


Warung ini tergolong sederhana karena hanya menyediakan tempat makan yang ada bangku-bangku dan meja (hanya beberapa meja saja) serta satu buah lesehan yang cukup untuk satu keluarga. Usut punya usut, dulu warung ini tidak menyediakan tempat kalau pengen makan di tempat langsung, hanya untuk orang-orang yang take away aja. Saking ramenya tempat ini, mereka berinisiatif untuk bikin warung makannya juga. (tell me if I am wrong, ok?).

Warung ini juga berada di tepi jalan raya, tapi gak bising karena kendaraan yang lewat gak banyak dan disini adem banget karena berada dibawah pohon yang rindang. Suasananya sangat nyaman, asri, “pedesaan” yang walaupun bukan persis berada di pedesaan ataupun “pesawahan” (?).



Untuk harga ikan bakarnya satu porsi sekitaran 20 ribu. Gaeguri pesan 4 ekor ikan bakar dan pelengkapnya (nasi dan makanan pendamping), gaeguri  bayar 80ribu, jadi, 80ribu dibagi 4 adalah 20ribu. (Matematika gue udah JAGO, huuaahaha *satan-face)


Random thought !!
Meskipun makanan yang dibakar itu enak, kita gak boleh terlalu sering memakan makanan yang dibakar, karena di dalam makanan yang dibakar ada zat tertentu yang bisa memicu pertumbuhan kanker didalam tubuh. Dan juga makanan yang dibakar itu, kemungkinan juga terkontaminasi sama bakteri. Setahu gaeguri, penetral makanan dibakar adalah mentimun atau acar, tapi tetep aja, walaupun kita banyak makan makanan dibakar dan kemudian dinetralkan lagi dengan penetralisirnya gak baik untuk kesehatan, belum tentu juga, setiap makanan yang di konsumsi akan langsung dinetralisir. Jadi intinya, jangan berlebihan dalam apapun, karena sesuatu yang berlebihan itu gak baik.

Diberdayakan oleh Blogger.

Comment

 
Gaeguri Story Blogger Template by Ipietoon Blogger Template